
Depok, 5 Desember 2025 — UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UKM Center FEB UI) merayakan Dies Natalis ke-20 melalui rangkaian kegiatan bertema penguatan UMKM dan inklusi keuangan. Kegiatan ini meliputi Workshop UMKM Naik Kelas, Bazar Raya UMKM, dan Seminar Nasional, yang diselenggarakan di lingkungan Kampus FEB UI pada Kamis–Jumat, 4–5 Desember 2025.
Perayaan 20 tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen UKM Center FEB UI dalam mendorong pemberdayaan, transformasi, dan daya saing UMKM Indonesia melalui pendekatan riset, pendampingan, serta kolaborasi lintas sektor.

Workshop UMKM Naik Kelas Dorong Peningkatan Kapasitas Usaha
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop UMKM Naik Kelas yang diikuti oleh sekitar 20 pelaku UMKM. Workshop ini membahas topik strategis, antara lain perlindungan risiko usaha, pengelolaan keuangan yang cerdas, serta pemanfaatan pembiayaan digital. Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, peserta didorong untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.

Bazar Raya UMKM Hadirkan 51 Booth Mitra dan Pelaku Usaha
Pada hari yang sama hingga keesokan harinya, UKM Center FEB UI menyelenggarakan Bazar Raya UMKM yang menghadirkan 51 booth pelaku UMKM dari berbagai mitra strategis. Mitra tersebut antara lain Kementerian UMKM, PT Pegadaian, Indonesia Financial Group (IFG), Bank Indonesia, Bank Mandiri, serta mitra binaan UKM Center FEB UI.
Bazar berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari pengunjung. Beragam produk makanan, kriya, fesyen, hingga layanan kreatif ditawarkan, menciptakan interaksi langsung antara pelaku UMKM dan masyarakat serta membuka peluang perluasan pasar.

Seminar Nasional Tekankan Pentingnya Inklusi Keuangan
Rangkaian Dies Natalis ke-20 UKM Center FEB UI ditutup dengan Seminar Nasional bertema “Financial Inclusion: Redefining Access for MSME Empowerment and Innovation”. Seminar ini menegaskan pentingnya inklusi keuangan sebagai fondasi penguatan UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI, Rus’an Nasrudin, Ph.D., menekankan peran strategis dunia akademik dalam mendukung kebijakan serta penguatan ekosistem UMKM nasional melalui riset dan rekomendasi berbasis data.
Sementara itu, Kepala UKM Center FEB UI, Zahra K.N. Murad, Ph.D., menyampaikan bahwa perjalanan 20 tahun UKM Center FEB UI merupakan wujud komitmen berkelanjutan FEB UI dalam menghadirkan riset, pendampingan, dan kolaborasi nyata bagi pengembangan UMKM di Indonesia.
Hadirkan Pakar dan Pemangku Kepentingan Nasional
Seminar nasional ini menghadirkan Guru Besar FEB UI Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty serta Pelaksana Harian Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ir. Herbert Siagian, M.Sc., sebagai keynote speakers. Keduanya menyoroti tantangan dan peluang inklusi keuangan dalam mempercepat transformasi UMKM di tengah dinamika ekonomi global.
Diskusi kemudian dilanjutkan melalui dua sesi panel. Panel pertama, yang dimoderatori oleh Arief Wibisono Lubis, Ph.D., Senior Research Associate UKM Center FEB UI, membahas peran pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendorong UMKM menembus pasar global dan ekspor. Panel ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Perdagangan, ICC Indonesia, PT Alami Fintek Sharia, dan INDEF.
Panel kedua, yang dimoderatori oleh Dr. Emy Nurmayanti, Senior Research Associate UKM Center FEB UI, mengangkat peran koperasi dalam pembiayaan dan pemberdayaan UMKM. Diskusi menghadirkan perwakilan Kementerian Koperasi, Koperasi Benteng Mikro Indonesia, Koperasi Pesantren Al-Ittifaq, serta Kospin Jasa.
Komitmen Berkelanjutan UKM Center FEB UI
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-20 UKM Center FEB UI terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian UMKM Republik Indonesia, IFG, PT Kilang Pertamina Internasional, PT Pegadaian, Bank Mandiri, dan Kospin Jasa, serta dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan Realco.
Melalui perayaan ini, UKM Center FEB UI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam penguatan ekosistem UMKM nasional, sekaligus mendorong lahirnya UMKM yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.
